Rancang Bangun Multi Output Energy Limiter Berbasis Mikrokontroler Untuk PLTS Komunal

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Alexsandro Alex
Prihadi Murdiyat
La Bima

Abstract

PLTS Komunal merupakan sistem tenaga surya off-grid yang sepenuhnya bergantung pada energy matahari. Ketersediaan energy dipengaruhi oleh durasi penyinaran dan kapasitas baterai, sehingga pasokan energy terbatas. Meskipun demikian, masyarakat sering kali menggunakan peralatan elektronik secara berlebihan, yang menyebabkan konsumsi energy melebihi batas daya dan kuota yang telah ditentukan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem pembatas energy multi-output agar penggunaan beban lebih terfokus dan terkontrol. Artinya, daya listrik yang tersedia dibagi ke beberapa jalur atau output berbeda, sehingga beban dapat diatur secara selektif sesuai prioritas kebutuhan pengguna. Sistem ini juga memungkinkan pemantauan dari jarak jauh. Sistem terdiri dari panel energy limiter yang menggunakan sensor PZEM dan SSR. Data dari panel dikirim ke gateway melalui komunikasi LoRa, kemudian diteruskan ke ThingsBoard untuk pemantauan secara real-time. Hasil penelitian menunjukkan sistem berjalan baik sesuai harapan. Pengujian parameter sensor menunjukkan deviasi cukup besar pada parameter energy, yaitu sebesar 13,3%. LoRa berfungsi baik di beberapa titik, meskipun pada titik D hingga F gagal menerima data meskipun jarak dengan receiver masih tergolong dekat. Antarmuka menu pada LCD berhasil menampilkan informasi sesuai program. Selain itu, ThingsBoard mampu menampilkan data sesuai timestamp dan menyajikan informasi secara historis dalam rentang waktu tertentu.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

Author Biography

La Bima, Politeknik Negeri Samarinda

Jurusan Teknik Elektro

How to Cite
Alex, A., Prihadi Murdiyat, & La Bima. (2026). Rancang Bangun Multi Output Energy Limiter Berbasis Mikrokontroler Untuk PLTS Komunal. MikroGrid, 1(1). https://doi.org/10.46964/mikrogrid.v1i1.117

References

  1. [1] A. D. Lestari, V. Prasetia, dan M. Yusuf, "Rancang bangun alat monitoring dan pembatas konsumsi energi listrik," E-JOINT (Electronica and Electrical Journal of Innovation Technology), vol. 4, no. 1, pp. 1–7, Jun. 2023, Politeknik Negeri Cilacap. ISSN: 2745-9292.
  2. [2] Y. I. Inasa, B. P. Lapanporo, dan I. Sanubary, "Rancang bangun alat kontrol pemakaian energi listrik berbasis Mikrokontroler Atmega 328P pada rumah indekos," Prisma Fisika, vol. 6, no. 3, pp. 220-227, 2018.
  3. [3] M. I. Suga dan H. Nurwarsito, "Sistem monitoring kWh meter berbasis modul komunikasi LoRa," Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, vol. 5, no. 4, pp. 1257-1266, Apr. 2021. [Online]. Available: http://j-ptiik.ub.ac.id.
  4. [4] J. M. Kadang dan J. Windarta, "Optimasi sosial-ekonomi pada pemanfaatan PLTS PV untuk energi berkelanjutan di Indonesia," Jurnal Energi Baru & Terbarukan, vol. 2, no. 2, pp. 74-83, Jul. 2021.
  5. [5] Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Nomor 49 Tahun 2018 tentang Penggunaan Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya Atap oleh Konsumen PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), No. 1525, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia, 2018.
  6. [6] U. Muhammad, "Identifikasi permasalahan pengoperasian PLTS offgrid," Journal of Electrical Engineering (Joule), vol. 4, no. 2, 33-42. –, Feb. 2023
  7. [7] G. P. C. Handani, B. S. Gumilang, dan A. Zuroida, "Perancangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) untuk suplai daya sistem pemberian pakan ikan otomatis," Elposys: Jurnal Sistem Kelistrikan, vol. 9, no. 3, Polinema, 2022.
  8. [8] Arduino, “Arduino® Mega 2560 Rev3,” A000067 datasheet, Nov. 2024 [Revised Nov. 2024]
  9. [9] Espressif Systems, ESP32 Series Datasheet, Version 3.0, 2019
  10. [10] S. Anwar, T. Artono, Nasrul, Dasrul, dan A. Fadli, "Pengukuran energi listrik berbasis PZEM-004T," Proceeding Seminar Nasional Politeknik Negeri Lhokseumawe, vol. 3, no. 1, pp. -, Oct. 2019.
  11. [11] Suryono, Supriyati, Dadi, S. Kusumastuti, dan Sasongko, "Rancang bangun sensor gesture sebagai pengganti saklar pengontrol lampu tanpa sentuhan," Orbith, vol. 18, no. 1, pp. 53-63, Mar. 2022.
  12. [12] J. Petajajarvi, K. Mikhaylov, A. Roivainen, T. Hanninen, dan M. Pettissalo, "On the coverage of LPWANs: range evaluation and channel attenuation model for LoRa technology," in 14th International Conference on ITS Telecommunications (ITST), Copenhagen, Denmark, Dec. 02 - 04, 2015.
  13. [13] A. N. “Prinsip Kerja dari LoRa SX1278.” Arduino Indonesia, Aug. 2022. [Online]. Available: https://www.arduinoindonesia.id/2022/08/prinsip-kerja-dari-lora-sx1278.html. [Accessed: Oct. 2, 2024].
  14. [14] Maxim Intergrated, “Extremely accurate I2C-intergrated RTC/TCXO/
  15. Crystal,” DS3231 datasheet, [Revised Mar. 2015].
  16. [15] "MCB Miniature Circuit Breaker Chint NB1-3H1P," Chint Indonesia, [Online]. Available: https://www.chint.id/product/mcb-miniature-circuit-breaker-chint-nb1-3h1p-p891329.aspx. [Accessed: 26-Oct-2024].
  17. [16] A. Kamolan dan L. Sampebatu, "Rancang bangun prototipe pengaman ruangan dengan input kode PIN dan multi sensor berbasis mikrokontroler," Jurnal Ampere, vol. 6, no. 1, pp. 1-8, June 2021. DOI: 10.31851/ampere.
  18. [17] S. Nirwan dan M. S. Hafidz, "Rancang bangun aplikasi untuk prototipe sistem monitoring konsumsi energi listrik pada peralatan elektronik berbasis PZEM-004T,” Jurnal Teknik Informatika, vol. 12, no. 2, Apr. 2020.
  19. [18] G. H. Prathama, D. Andaresta, dan K. Darmaastawan, "Instalasi framework IoT berbasis platform Thingsboard di Ubuntu Server," TIERS Information Technology Journal, vol. 2, no. 2, pp. 1–9, Dec. 2021.