The Analisis Kelayakan Motor Listrik Induksi Tiga Fasa Berdasarkan Kondisi Belitan Stator dan Tahanan Isolasi Menggunakan Static Motor Analyzer di PT Pupuk Kalimantan Timur

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Antonius Yudistira Sakke Anton
Suratno, S.T., M.T
Verra Aullia, S.T., M.T.

Abstract

Abstrak- Motor induksi tiga fasa merupakan komponen vital dalam proses industri, sehingga keandalannya perlu dipastikan melalui pengujian kondisi secara berkala. Metode konvensional seperti pengukuran tahanan isolasi dengan insulation tester dinilai kurang mampu mendeteksi kerusakan tersembunyi pada belitan stator maupun isolasi motor secara dini. Penelitian ini bertujuan menganalisis kelayakan operasi motor induksi tiga fasa berdasarkan hasil pengujian tahanan isolasi dan belitan stator menggunakan Static Motor Analyzer di PT Pupuk Kalimantan Timur. Pengujian dilakukan terhadap sepuluh unit motor induksi tiga fasa, meliputi uji resistansi belitan stator, uji tahanan isolasi, polarization index, dan surge comparison test, yang hasilnya dibandingkan dengan standar IEEE 43 dan EASA AR100-2015. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tujuh motor dinyatakan layak operasi karena seluruh parameter pengujian memenuhi standar, sedangkan tiga motor dinyatakan tidak layak operasi akibat ketidakseimbangan resistansi antar fasa, degradasi isolasi, dan indikasi turn-to-turn fault, dengan Motor 2KM601 P4 menunjukkan kondisi paling kritis hingga memicu status Emergency Shutoff. Static Motor Analyzer terbukti efektif mengungkap gangguan tersembunyi yang tidak terdeteksi metode konvensional, sehingga dapat diandalkan sebagai alat diagnostik utama dalam mendukung program predictive maintenance motor listrik di lingkungan industri.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Anton, A. Y. S., Suratno, S.T., M.T, & Verra Aullia, S.T., M.T. (2026). The Analisis Kelayakan Motor Listrik Induksi Tiga Fasa Berdasarkan Kondisi Belitan Stator dan Tahanan Isolasi Menggunakan Static Motor Analyzer di PT Pupuk Kalimantan Timur. MikroGrid, 1(2). https://doi.org/10.46964/mikrogrid.v1i2.331

References

  1. [1] F. F. Feliciz, "Dasar Teori Rewinding," Scribd, Apr. 12, 2021.
  2. [2] D. Ramansyah, F. O. Nauli dan R. Sebayang, “ANALISIS PENGUJIAN TAHANAN ISOLASI STATOR DAN ROTOR GENERATOR GT 1.1 PLTG BELAWAN,” Konferensi Nasional Social dan Engineering Politeknik Negeri Medan, pp. 819-827, 2023.
  3. [3] G. C. Stone, I. Culbert, H. Dhirani and E. A. Boulter, Electrical Insulation For Rotating Machines : Design, Evalutaion, Aging, Testing, and Repairing (Second Edition), WIley-IEEE Press, 2021.
  4. [4] IEEE Power and Energy Society, IEEE Std 43-2013: IEEE Recommended Practice for Testing Insulation Resistance of Electric Machinery. New York, NY, USA: IEEE, 2013.
  5. [5] IEEE Power and Energy Society, IEEE Std 56-2016: IEEE Guide for Insulation Maintenance of Electric Machines. New York, NY, USA: IEEE, 2016.
  6. [6] D. Sulastri and I. A. Darmawan, "Pengujian Elektrik Motor Induksi 3 Phase Rotor Sangkar 75 kW di PT Mesindo Tekninesia," TESLA, vol. 24, no. 1, pp. 47–56, Mar. 2022.
  7. [7] Motor Diagnostic Systems, “Surge Testing,” White Paper. Motor Diagnostic Systems.
  8. [8] Electrical Apparatus Service Association (EASA), ANSI/EASA AR100-2015: Recommended Practice for the Repair of Rotating Electrical Apparatus. St. Louis, MO, USA: EASA, 2015.